
Tenggarong Seberang – Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman terus memperkuat implementasi tridarma perguruan tinggi melalui pengembangan kolaborasi dengan masyarakat desa. Bersama tim akademisi Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis (FKLT) Universitas Mulawarman, Program Studi Administrasi Publik turut terlibat dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai melalui Hibah BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemediktisaintek) di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Hutan Fajar Lestari melalui Pelatihan Penyulingan Minyak Atsiri Kayu Putih Berstandar SNI” tersebut tidak hanya menjadi ruang penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan hasil hutan non-kayu, tetapi juga menjadi momentum strategis penguatan kerja sama kelembagaan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa.
Pada tahap awal kegiatan, tim PKM melaksanakan sosialisasi dan pengenalan minyak atsiri kayu putih beserta proses produksinya kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Fajar Lestari. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan potensi hasil hutan non-kayu yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan pemahaman awal mengenai proses penyulingan minyak kayu putih, mulai dari pengenalan bahan baku, proses produksi awal, hingga praktik pemisahan minyak dan air.
Di balik kegiatan sosialisasi tersebut, terdapat momentum penting berupa penandatanganan dua Implementasi Agreement (IA) antara Pemerintah Desa Manunggal Jaya dengan Program Studi Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman sebagai bentuk penguatan kolaborasi akademik yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Implementasi Agreement (IA) pertama difokuskan pada pendampingan tata kelola kelembagaan Kelompok Tani Hutan (KTH) Fajar Lestari. Melalui kerja sama ini, Program Studi Administrasi Publik FISIP Unmul akan melakukan pendampingan dalam aspek penguatan kapasitas kelembagaan, tata kelola organisasi, administrasi kelembagaan, serta pengembangan pengelolaan kelompok berbasis partisipatif dan berkelanjutan.
Pendampingan kelembagaan tersebut dipandang penting agar kelompok tani tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam pengelolaan produk berbasis hasil hutan non-kayu, tetapi juga memiliki tata kelola organisasi yang baik, sistem administrasi yang tertata, pembagian peran kelembagaan yang jelas, serta kapasitas manajerial yang mendukung keberlanjutan kelompok.
Sementara itu, Implementasi Agreement (IA) kedua diarahkan pada pelaksanaan kegiatan penelitian bidang administrasi publik yang melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Administrasi Publik FISIP Unmul di Desa Manunggal Jaya. Melalui IA tersebut, desa menjadi ruang kolaborasi akademik dalam mendukung kegiatan penelitian, pengumpulan data, pengembangan kajian administrasi publik, tata kelola pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, pelayanan publik, hingga penguatan kelembagaan masyarakat desa.
Skema ini sekaligus membuka peluang keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik berbasis lapangan, termasuk penelitian tugas akhir, praktik pembelajaran, serta pengembangan kajian berbasis kebutuhan masyarakat desa.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan pengabdian semata, tetapi juga melalui integrasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara simultan.
Dalam konteks ini, kerja sama antara FISIP dan FKLT Universitas Mulawarman memperlihatkan pendekatan multidisipliner, di mana FKLT berkontribusi pada penguatan aspek teknis pengolahan minyak atsiri kayu putih, sedangkan Program Studi Administrasi Publik FISIP Unmul berfokus pada penguatan tata kelola kelembagaan dan pengembangan kajian administrasi publik di tingkat desa.
Ke depan, tindak lanjut kegiatan PKM juga akan menghadirkan materi penguatan tata kelola kelembagaan KTH Fajar Lestari oleh Iqbal Saputra Zana, serta penguatan literasi keuangan dan pemasaran oleh Rochadi Kristiningrum guna mendukung keberlanjutan ekonomi kelompok tani.
Melalui dua Implementasi Agreement (IA) tersebut, Program Studi Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman berharap kolaborasi dengan Desa Manunggal Jaya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi ekosistem kerja sama akademik yang mampu memperkuat kapasitas masyarakat, mendukung penelitian berbasis kebutuhan lapangan, serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa yang berkelanjutan.

Copyright 2023 |Universitas Mulawarman